Dalam dunia pastry, truffle adalah camilan manis berbahan dasar ganache yaitu campuran cokelat pekat dan krim panas. Camilan ini digulung menjadi bola kecil lalu dilapisi bubuk kakao atau kacang. Camilan ini sama sekali tidak mengandung jamur langka meski berbagi nama yang serupa karena kemiripan bentuk luarnya.
Pernahkah kamu masuk ke toko kue atau kafe mewah lalu melihat deretan bola cokelat kecil berlapis bubuk kakao dengan harga yang lumayan mahal? Kalau kamu bertanya kepada pelayan, mereka biasanya menyebut bola cokelat itu dengan nama truffle. Bagi sebagian orang, nama ini sering kali memicu kebingungan. Hal ini wajar terjadi karena nama yang sama juga digunakan untuk merujuk pada salah satu bahan makanan paling mahal di dunia yang biasa dipakai di restoran berbintang lima.
Kebingungan ini sering muncul saat kita membahas apa itu truffle dengan teman atau keluarga. Banyak orang langsung membayangkan jamur langka yang dicari menggunakan bantuan babi atau anjing pelacak di hutan Eropa. Padahal ketika kita membicarakan dunia pastry atau makanan manis, kita sedang membahas sesuatu yang sama sekali berbeda. Kita sedang membicarakan sebuah mahakarya cokelat yang lumer di mulut dan memberikan sensasi manis yang membuat ketagihan.
Agar kamu tidak bingung lagi saat memesan hidangan penutup, mari kita bedah tuntas topik ini. Kita akan membahas asal usul camilan manis ini, bedanya dengan cokelat biasa, hingga jenis jenis yang ada di pasaran. Setelah membaca penjelasan ini, kamu pasti bisa menjelaskan kembali kepada teman temanmu dengan sangat mudah.
Apa sebenarnya yang dimaksud dengan cokelat truffle?

Secara sederhana, cokelat truffle adalah permen cokelat berbentuk bulat yang terbuat dari bahan utama bernama ganache. Ganache sendiri adalah perpaduan antara cokelat murni berkualitas tinggi yang dilelehkan bersama krim cair panas. Ketika campuran ini didinginkan, teksturnya akan menjadi padat namun tetap sangat lembut saat digigit.
Setelah adonan ganache mengeras, pembuat kue akan membentuknya menjadi bola bola kecil sebesar ukuran sekali gigit. Bola bola ini kemudian digulingkan ke dalam berbagai jenis pelapis. Pelapis klasik yang paling sering digunakan adalah bubuk kakao pahit. Namun seiring perkembangan zaman, banyak pembuat kue yang menggunakan pelapis lain seperti kacang cincang, kelapa parut, gula halus, atau bahkan lelehan cokelat putih.
Bahan dasar pembuatannya memang terkesan sangat sederhana. Tetapi justru karena kesederhanaan itulah kualitas bahan sangat menentukan hasil akhirnya. Cokelat truffle yang bagus harus menggunakan cokelat murni dengan kandungan kakao yang tinggi, biasanya di atas 60 persen. Krim yang digunakan juga harus segar agar rasa yang dihasilkan benar benar kaya dan lumer sempurna di lidah.
Kenapa namanya disamakan dengan jamur langka?
Ini adalah bagian sejarah yang sangat menarik. Nama ini diambil murni karena alasan penampilan fisik. Ketika adonan ganache selesai digulung dan dilapisi dengan bubuk kakao, bentuknya menjadi bulat tidak beraturan, bergelombang, dan berwarna cokelat gelap atau kehitaman.
Bentuk fisik seperti ini sangat mirip dengan jamur truffle hitam yang baru saja digali dari dalam tanah. Para koki di masa lalu melihat kemiripan visual ini dan memutuskan untuk menggunakan nama yang sama. Jadi kamu tidak perlu khawatir, camilan manis yang kamu beli di toko kue sama sekali tidak mengandung jamur berbau khas tersebut. Ini seratus persen cokelat.
Bagaimana sejarah awal mula cokelat truffle diciptakan?

Sejarah selalu memiliki versi yang berbeda beda, tetapi cerita paling populer berasal dari negara Prancis pada akhir tahun 1890-an. Menurut banyak catatan sejarah kuliner Prancis, camilan manis ini tercipta dari sebuah ketidaksengajaan di dapur seorang koki ternama bernama Auguste Escoffier.
Suatu hari, salah satu murid magang di dapur Auguste Escoffier membuat kesalahan. Alih alih menuangkan krim panas ke dalam adonan telur yang sudah disiapkan, sang murid magang malah menuangkannya ke dalam mangkuk berisi potongan cokelat. Auguste Escoffier awalnya sangat marah melihat kesalahan tersebut. Namun setelah campuran itu mengeras, ia mencoba membentuknya menjadi bola kecil dan melapisinya dengan bubuk kakao.
Hasilnya sungguh di luar dugaan. Cokelat tersebut terasa sangat nikmat dan memiliki tekstur yang jauh lebih lembut dibandingkan permen cokelat yang ada pada masa itu. Sejak saat itu, resep ini terus disempurnakan dan menyebar ke seluruh Eropa bahkan dunia.
Baca Juga: Rahasia Dapur: Perbedaan Butter dan Margarin
Apa saja jenis truffle cokelat yang paling terkenal di dunia?

Seiring berjalannya waktu, berbagai negara mulai mengadaptasi resep aslinya dan menciptakan ciri khas mereka sendiri. Memahami perbedaan jenis ini bisa sangat membantu jika kamu ingin membeli hadiah untuk seseorang atau sekadar memanjakan diri sendiri. Berikut adalah beberapa varian utama yang sering ditemukan di pasaran.
1. Karakteristik cokelat truffle Prancis yang klasik
Varian Prancis adalah bentuk yang paling mendekati resep aslinya. Inti cokelatnya dibuat dari campuran krim segar dan cokelat pekat. Bola bola ganache ini kemudian digulung langsung ke dalam bubuk kakao murni tanpa lapisan cangkang cokelat keras di luarnya. Ciri utamanya adalah teksturnya yang sangat lembut, umur simpannya yang relatif singkat karena menggunakan krim segar, dan bentuknya yang sengaja dibuat tidak bulat sempurna agar mirip dengan jamur asli dari tanah.
2. Keistimewaan cokelat truffle Swiss
Berbeda dengan varian Prancis, varian Swiss memiliki sedikit modifikasi pada bahan ganache. Koki kue di Swiss biasanya mencampurkan mentega susu panas ke dalam adonan cokelat leleh, bukan krim cair biasa. Hal ini membuat tekstur bagian dalamnya menjadi lebih kaya dan beraroma mentega. Setelah itu, bola cokelat biasanya dilapisi bubuk kakao. Sama seperti varian Prancis, varian Swiss juga memiliki umur simpan yang sangat pendek sehingga harus segera dikonsumsi setelah dibuat.
3. Ciri khas cokelat truffle Belgia
Belgia punya pendekatan yang sedikit berbeda dan lebih kokoh. Cokelat truffle Belgia biasanya memiliki lapisan cangkang luar yang keras. Bagian luar ini terbuat dari cokelat murni yang dilelehkan lalu dibentuk. Setelah cangkang luar ini mengeras, barulah bagian dalamnya diisi dengan ganache lembut, karamel, atau pasta kacang. Karena memiliki cangkang keras pelindung, varian Belgia bisa bertahan sedikit lebih lama pada suhu ruangan dibandingkan varian Prancis atau Swiss.
4. Perbedaan gaya cokelat truffle Amerika
Amerika Serikat memiliki gaya modifikasi yang cukup berani. Varian Amerika sering kali dibentuk menjadi setengah lingkaran, bukan bola penuh. Adonan dalamnya mencampurkan ganache dengan minyak kelapa atau mentega padat. Hal ini menghasilkan tekstur bagian dalam yang lebih padat dan berat. Varian ini juga sering dilapisi dengan cokelat tebal dan dihias dengan motif warna warni yang cantik di bagian atasnya.
Bagaimana cara memilih cokelat truffle yang sesuai dengan selera kamu?

Banyaknya pilihan di toko kadang membuat kita bingung. Kamu bisa menggunakan panduan sederhana ini untuk menentukan mana yang paling pas untuk kamu atau temanmu.
- Pilih varian Prancis jika kamu sangat menyukai rasa cokelat pekat yang murni, sedikit pahit, dan benar benar lumer tanpa ada sensasi keras saat digigit. Ini adalah pilihan tepat untuk orang yang menyukai rasa otentik.
- Pilih varian Belgia jika kamu menyukai sensasi tekstur yang kontras di dalam mulut. Cangkang luarnya yang patah saat digigit berpadu sempurna dengan isi ganache yang lembut di dalamnya.
- Pilih varian Swiss jika kamu atau temanmu sangat menikmati makanan berbahan dasar produk susu yang kuat. Aroma mentega dalam varian Swiss akan sangat memanjakan lidah.
- Pilih varian Amerika jika kamu mencari camilan yang lebih tahan lama di suhu ruang dan memiliki rasa tambahan yang unik seperti selai kacang, mint, atau karamel asin.
Apa bedanya cokelat truffle dengan praline atau cokelat biasa?

Banyak orang masih kesulitan membedakan permen permen cokelat ini, terutama saat dihadapkan pada etalase toko yang penuh warna. Supaya lebih jelas, mari kita bedah satu per satu.
Cokelat batangan biasa terbuat dari bahan murni seperti kakao cair, mentega kakao, dan gula yang dicetak lalu didinginkan. Proses tempering pada cokelat batangan membuatnya mengeras sempurna, sehingga saat dipatahkan akan terdengar bunyi patahan yang khas. Cokelat biasa tidak memiliki isian krim yang lumer.
Praline adalah camilan berbahan dasar kacang. Di Eropa, praline merujuk pada kacang cincang halus yang dimasak bersama gula karamel hingga menjadi pasta, lalu dibungkus dengan lapisan cokelat keras. Sedangkan di Amerika, praline sering berbentuk permen karamel pipih yang dicampur dengan kacang pecan utuh. Intinya, praline selalu berkaitan erat dengan campuran kacang dan karamel.
Truffle adalah camilan yang berfokus pada ganache krim cokelat lembut. Meskipun saat ini ada varian yang menggunakan campuran kacang pada pelapis luarnya, bahan utama di dalamnya tetaplah krim dan cokelat leleh yang teksturnya seperti pasta kental.
Saatnya menjelajahi kelezatan dunia pastry
Sekarang kamu sudah memiliki semua pengetahuan dasar tentang apa itu truffle dalam dunia kue dan cokelat. Kamu tidak perlu bingung lagi membedakannya dengan jamur langka atau permen praline. Mengetahui sejarah dan cara pembuatannya bisa membuat momen menyantap camilan manis ini menjadi jauh lebih bermakna.
Langkah selanjutnya sangat mudah. Kunjungilah toko kue atau pembuat cokelat lokal di kotamu. Tanyakan kepada mereka varian apa saja yang mereka buat sendiri. Bereksperimen dengan berbagai gaya mulai dari Prancis hingga Belgia akan membuka wawasan rasamu lebih luas lagi. Jangan lupa untuk menikmati setiap gigitannya dengan secangkir kopi hitam panas atau teh tawar untuk menyeimbangkan rasa manisnya. Selamat mencicipi dan menikmati kelezatannya.
Pertanyaan yang sering diajukan seputar cokelat truffle
1. Apakah cokelat truffle mengandung alkohol?
Pada resep aslinya, banyak koki Eropa yang menambahkan sedikit minuman keras seperti rum atau kahlua ke dalam adonan ganache untuk memperkaya aroma. Namun saat ini banyak sekali toko yang membuat varian bebas alkohol. Selalu tanyakan kepada penjual atau periksa label kemasan jika kamu memiliki batasan diet tertentu.
2. Berapa lama cokelat truffle bisa disimpan di rumah?
Varian klasik yang menggunakan krim atau mentega segar hanya bisa bertahan sekitar tiga hingga lima hari di dalam lemari pendingin. Sementara itu, varian komersial yang diproduksi secara massal biasanya memiliki bahan pengawet alami sehingga bisa bertahan hingga beberapa minggu.
3. Apakah aman dikirim menggunakan paket kurir reguler?
Sangat tidak disarankan mengirim camilan ini menggunakan kurir biasa yang memakan waktu berhari hari. Adonan ganache sangat mudah meleleh pada suhu ruangan. Jika ingin mengirimnya sebagai hadiah, gunakan layanan kurir instan di hari yang sama atau pastikan penjual menggunakan kemasan khusus dengan pendingin es kering di dalamnya.
4. Bisakah kita membuat cokelat truffle sendiri di dapur rumah?
Tentu saja bisa. Proses pembuatannya sebenarnya sangat mudah dan tidak membutuhkan oven sama sekali. Kamu hanya perlu mencairkan cokelat batang berkualitas baik bersama krim cair panas, mendiamkannya di kulkas hingga memadat, lalu membentuknya menjadi bola bola kecil sebelum melapisinya dengan bubuk kakao.
